pindah rumah :D

hi guys!

so. I've decided. I moved my blog :D. for some personal reasons. lol.
click

"kamu keluar rumah. sekarang. aku tunggu di depan pager sampai kamu mau keluar."

apa itu?! stalker? bukan, tapi mirip. itu mantan saya :((

dulu, lima tahun yang lalu, saya pernah pacaran sama seorang cowok. ganteng, anak orang kaya, banyak yang naksir. pokoknya the it-boy lah. bangga ya cha? awalnya iya. jaman temen-temen seangkatan saya masih pada pacaran naik motor bebek, pacar saya udah bawa mobil. jaman pacar-pacar temen saya masih kucel-kucel, pacar saya gemerlap berkilau di tengah kerumunan. wah pamer-pamer dong cha? sekali lagi, awalnya iya.

lama-lama, eh nggak lama juga ding. sebentar, sebentar banget malah, rasa bangga itu luntur, ganti jadi malu, plus ilfil. kenapa? well, saya tipe cewek yang berpendapat bahwa "the sexiest part of a man's body is his brain" and he didn't meet that condition :(. yah, taulah maksudnya.. dia (maaf) agak nggak nyambung gitu. bukan cuma lemot, tapi beneran gak tau. it was seriously frustating :((

so I broke up with him. dan dia ga terima diputusin sama saya. sampai beberapa tahun kemudian, sampai sekarang, dia masih keukeuh ngejar-ngejar saya. oke, nggak papa juga kali ya kalo cuma mau temenan, menjaga hubungan baik sama mantan gitu, tapi kalo sampe kirim-kirim sms teror macem gitu.. haduhh. mengerikan. dan merepotkan.

pernah waktu saya pulang kampung, dia meneror teman-teman saya supaya mau kasih tau saya lagi dimana, sama siapa, uda punya pacar lagi apa belum. and after he found out what I was doing, he followed me around a whole day. bener-bener diikutin dalam arti sebenernya. saya boncengan motor saya sahabat saya, jalan-jalan keliling kota, dia ngikutin di belakang saya pake motor juga. saya udah usir dia, dengan cara halus maupun kasar. dari yang sindir-sindir sampe saya beneran ngomong "KAMU TUH GANGGU TAU GAK SIH?! MAUNYA APA?!" di depan banyak orang di warung es teler gitu. dia malah senyum-senyum sambil bilang, "aku pengen jalan-jalan sama kamu.."

ya Allah gustiiiii. tebel muka bangett!!

setahun ke belakang, saya belum punya pacar. bingung mau minta perlindungan siapa. terus sekarang saya udah ada yang jagain, dan udah lumayan tenang. begitu si mantan desperate ini ganggu-ganggu, langsung saya umpankan ke mas pacar. dilalap habis deh, ga tau diapain aja sama dia. walau cuma lewat sms, ternyata lumayan manjur. he stopped calling me--or stalking me, in this case--for a few months. setelah itu kambuh lagiii.. *jambak-jambak rambut*

dua bulan terakhir ini dia nemu saya di facebook, he added me and sent me messages. saya confirm dia, sebagai bukti kesopanan dan niatan baik buat nggak musuhan sama mantan. eh ternyata isi message nya bikin esmosih.

"hai cha. makasih ya uda di confirm. aku kangen kamu. kamu apa kabar sekarang? di sini rasanya sepi banget nggak ada kamu.. kapan2 ketemuan yuk? kamu pasti kangen juga kan sama aku? ;)"

saya ga bales. takut misuh-misuh histeris.. *menghela nafas panjang*. eh beberapa hari yang lalu dia ajak chat via facebook. dan berhubung saya lagi ga ada kerjaan, saya bales deh.

dia: halo cha. aku kangen kamu deh. apa kabar?
saya: hai. baik.
dia: kuliah dimana sekarang? jurusan apa?
saya: undip. arsitektur. *I didn't even bother to ask the same things.*
dia: wah di semarang ya? aku juga kuliah di semarang loh. kapan2 ketemuan yuk? kamu dimana sekarang?
saya: di rembang. sama pacarku. *saya boong, dan sengaja bilang gini, siapa tau dia nyerah.*
dia: wah uda punya pacar yaa? anak rembang juga? jarak jauh dong? uda berapa lama?
saya: delapan bulan.
dia: lama banget. ga bosen apa tuh pacaran selama itu sama satu cowok aja?
saya: nggak. pacarku orangnya ASYIK dan SMART. jadi ga bakal bosen. kalo orangnya GA SMART sih seminggu juga uda kelamaan. *I seriously used those capital letters. dan dia masih ga nyadar (atau pura2 ga nyadar)*
dia: ohh gitu yaa? kamu kangen ga sama aku? kemaren pas aku di rembang kok ga ketemu kamu ya? padahal aku pengen jalan2 lagi sama kamu..

sudah cukup segitu aja. saya ga kuat balesin chat nya dia lagi. saya takut sakit jiwa. saya frustasiii.. anyone can help?! harus diapain ini mantaaaann??! dia bilang kalo kuliah udah mulai, dia mau main ke kampus saya, dan mau ajak saya jalan-jalan. yeah right, I moved to semarang three years before him. I don't need anyone to show me around. especially him. I'll end up telling him that a red sign with a crossed "P" letter means you are not allowed to park anywhere near that sign. seriously.

oh my God. how did I end up dating him at the first place?!

rich people get robbed :D


pernah ga sih kalian liat orang miskin dirampok? pasti ga pernah. dimana2 adanya orang kaya yg dirampok, orang miskin yang merampok.

jadi, kalo sekarang kebudayaan kita dicuri, berarti kita kaya. cukup kaya sampai bisa dicuri, cukup kaya sampai bisa bikin negara lain iri. dan well, soal keadaan negara lain itu, ga usah dijelasin kan ya? analoginya sudah cukup jelas :D

so calm down, guys. bersikaplah dengan dignity. dengan harga diri bangsa yang kaya raya. orang kaya, kalo ada barang 1 yg ilang, ga bakal panik kok. ga usah marah2 dan menghujat memaki2. God never sleeps. lagian masyarakat internasional juga tau. ga semuanya bego seperti pencuri. be calm, be at peace. God will do the rest :D


yo, salam dari bangsa kaya raya!

something I got from my ex :)

him: hai cha. long time no see..

me: yeah, hai. so.. how are you?

him: I'm fine.

me: just fine?

him: and I'm married.

me: ...

him: with one child.

me: yeah, I've heard about it.

him: surprised?

me: curious, yes. surprised, not really :)

him: bet you saw that coming huh?

me: kinda. care to share?

him: share what?

me: share things about your marriage that make your smile seems bitter to me.

him: you see it huh? you always do.

me: unfortunately, yes. so?

him: well. I'm TWENTY ONE, icha. and my life's stopped.

me: oh please. if it has really stopped, you'd be like dead, by now.

him: you know what I meant. I had to leave college and become a father.

me: you chose this way. you regret it now?

him: yeah. I want to have a real life. twenty one is an age where boys hang out, make out, have girl friends, go to college, and enjoy their lives. not settle down in a house with a wife and a child.

me: you love her? your wife, I mean.

him: I do now.

me: what was that suppose to mean? you do NOW? you didn't? wait. you got her pregnant while you didn't love her?! what the heck?!

him: I know. but I do love her now. I really do. she followed me all the way to jogjakarta. she couldn't even manage to graduate on her high school.

me: she.. WHAT?! hold on. how old is she again?

him: a year older than you.

me: a year.. HUH?! you think you screwed you life? you screwed HER life even more!

him: yeah I know. she refused to abort. she said she loved me and she wanted to keep my baby.

me: bet she did. you're super gorgeous, man. you were like, the most wanted guy ever. your family's wealthy. what's not to love?

him: yeah. I always wish I didn't get her pregnant..

me: but you did. face it. deal with it, man.. she loves you and she gave you every single thing she had in her life. if you can't love her back, at least

appreciate that.

him: yeah I know. it's just.. ah. I keep on feeling sorry for this. for my daughter. and it's not right.

me: God has plans. you gotta believe it. having a family doesn't mean your life's stopped. you'll see. you'll move on.. take care.

him: yeah. thanks cha..



....





aku selalu percaya life with free sex does exist, tapi aku ga pernah nyangka aja, ada one of my closest circle of life yg juga menjalani hidup seperti itu. that was my conversation with my ex. waktu pertama denger kalo dia uda nikah dan bahkan anaknya uda lahir, I was like: WTF?! but then again, who am I to judge? kita punya hidup masing2 dan kita yang harus bertanggung jawab. aku juga bukannya ga pernah bikin dosa.



I'm not gonna curse anyone that do sex before marriage. whatever. itu idup kamu. lakukan apa yang mau kamu lakukan, but DO NOT DO SOMETHING YOU KNOW YOU'LL REGRET. kedengerannya simple dan banyak orang bakal "ya iyalah cha. masa kita bakalan ngelakuin sesuatu yg obviously wrong?" tapi yaa boookk. kalo nafsu uda di ubun2, you'll never know what could happen.



jadi saranku:

1. if you haven't done it up to today, AVOID FREE SEX as much as you could. apalagi buat cewek ya. pasti uda sering banget denger, tapi banyak yang belum bener2 ngerti. it doesn't give you any good. okay, mungkin pas 'on the go' sih enak ya, tapi entar2nyaa.. ugh. nothing. trust me.

2. if you did that already, DO NOT REGRET IT. bertobatlah (kalo bisa). jangan terus2an tenggelam di masa lalu. move on with your life. fix what was broken. papaku selalu bilang, hanya ada dua hal yang bisa kamu lakukan terhadap sebuah peristiwa buruk: menyesalinya, atau berdamai dengannya. jadi kalo kamu memutuskan berdamai dengan peristiwa itu, then just do it. let it go! jangan pernah menyesalinya lagi. tapi berdamai dengan free sex bukan berarti kamu bakal lanjut ngelakuin itu ya. NO EFFING WAY!

3. if you really, reaaaaally have to do it, well, DON'T. haha. seriously. I'm not that religious kind of person. tapi aku yakin ya, tidak ada agama yang menginginkan hal buruk terjadi pada umatnya. dan kalo free sex means bad things will happen to your life, like what happened to my ex's life, believe me, tidak ada agama yang mengizinkan. forbidden. super forbidden.



jadi, gimana para lelaki berumur 21? atau cewek2 yang punya temen dan sodara lelaki berumur 21? got the idea?

ah bukan cuma buat mereka, tapi buat semua orang.. got the BIG PICTURE, huh? hehe :D

a twist in my story

aku tidak tahu bagaimana awalnya perasaanku tumbuh buat kamu. yang jelas sekarang, setiap aku melihat kamu tertawa, atau memainkan piano, atau bahkan hanya melihat kamu berdiri di antara teman-temanmu, ada sesuatu yang menahan nafasku. oke, ini klasik, tapi serius. aku deg-degan. macam anak baru gede yang jatuh cinta.

ini salahmu. kenapa kamu memanggil aku ke bangku kayu panjang di depan rumahmu dan mengajakku mengobrol lama sekali malam itu? kenapa selama kita mengobrol, kamu sering sekali mengelus rambutku? kenapa kamu tersenyum seperti itu kepadaku? kenapa setiap aku bangun pagi, selalu ada pesan "selamat pagi.." dari kamu di ponselku? kenapa saat sakit kamu mengadu padaku, berkata kamu membutuhkan aku? kenapa kamu bertingkah seperti lelaki yang sedang jatuh cinta? bukan. kurang lengkap. kenapa kamu bertingkah seperti lelaki yang sedang jatuh cinta kepadaku?

aku kecanduan kamu. tidak bisa sehari saja aku melewatkan pesan atau telepon darimu. aku tersenyum-senyum setiap malam sebelum tidur hanya karena membayangkan besok pagi saat aku bangun, akan ada kamu mengirimkan kata-kata yang sama seperti pagi-pagi yang lain. aku bangkit dengan energi berlebihan dan melompat mengambil ponselku yang berbunyi dengan nada dering khusus milikmu. aku jadi sering melamun. aku jadi sering melamunkan kamu.

aku benci itu.

suatu hari karena aku sudah tidak kuat menanggung semua sendirian, aku bercerita kepada sahabatku. semua kudongengkan kepadanya. dia mendengarkan dengan setia, sesekali tersenyum geli dan tertawa kecil. dia bilang dia bahagia melihatku jatuh cinta.

benarkah? benarkah aku jatuh cinta kepadamu?

"aku tak mau jatuh cinta kepadanya!" desisku pada sahabatku waktu itu.

"kenapa? he seems so nice. and he's definitely in love with you!" sergahnya penuh semangat.

"no. I don't want to. I can't. I shouldn't."

"but why?"

"..."

"WHY?"

"he's married..."


re-post from here. originally written by me :)

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda